Sinopsis Singkat Pedang Kayu Harum

Bagikan Cerita Ini ke Teman-Temanmu!

 Sinopsis Singkat Pedang Kayu Harum

Pedang-Kayu-Harum-2

Sie Cun Hong (Sin-jiu Kiam-ong atau Raja Pedang Tangan Sakti), adalah pemilik pertama Siang-bhok-kiam (Pedang Kayu Harum) sekaligus guru tunggal Cia Keng Hong.

Meskipun berwatak aneh dan tidak tabu melakukan hal-hal di luar norma yang ada (mata keranjang), Ia sangat sakti.

Karena wataknya itu, Sie Cun Hong mempunyai banyak musuh, baik dari golongan hitam maupun putih.

Continue reading

Bagikan Cerita Ini ke Teman-Temanmu!

Menata Kota dengan Jurus Kho Ping Hoo

Bagikan Cerita Ini ke Teman-Temanmu!

tri_rismaharini_walikota_surabaya

Menata Kota dengan Jurus Kho Ping Hoo

Walikota Surabaya, Tri Rismaharini, adalah salah satu walikota yang dinilai  berhasil dalam menata kotanya, menjadi lebih teratur, rapi, bersih,  banyak taman kota dengan fasilitas akses internet gratis di dalamnya sehingga banyak meraih penghargaan.

Beliau menginginkan Surabaya betul-betul menjadi suatu rumah bagi warganya, merasa aman, nyaman, bahagia dan tidak membuat stress, ada rasa persaudaraan apapun status sosialnya, kaya atau miskin dan tanpa gesekan antar agama,  sehingga kualitas hidup menjadi baik, Beliau tidak ingin seperti Singapura yang dinilainya, warga Singapura banyak yang tegang menjalani hidup.

Continue reading

Bagikan Cerita Ini ke Teman-Temanmu!

Kho Ping Hoo Sastrawan Besar

Bagikan Cerita Ini ke Teman-Temanmu!

darah mengalir di borobudurBarangkali, tak berlebihan bila menyebut Kho Ping Hoo sebagai “Sastrawan Besar”.

Bukan dalam kriteria akademik, melainkan melihat luasnya jangkauan pembacanya, yang mungkin belum pernah dimiliki oleh pengarang Indonesia manapun.

BJ. Habibie, Bintang Film Suzana, hingga pengarang novel Ashadi Siregar adalah beberapa nama pesohor yang secara terus terang mengagumi karya Kho Ping Hoo.

Continue reading

Bagikan Cerita Ini ke Teman-Temanmu!

Mengapa Saya Menyukai Cerita Silat Kho Ping Hoo?

Bagikan Cerita Ini ke Teman-Temanmu!

 Mengapa Saya Menyukai cerita silat kho ping hoo?

Pendekar Super Sakti

Mengapa Saya menyukai cerita silat Kho Ping Hoo? hmm, Sebenarnya minat baca itu sudah ada dalam diri Saya.

Minat itu terus tumbuh dan berkembang karena di lingkungan tempat Saya tinggal tersedia bacaan, jadi Saya tinggal pilih mana yang menarik atau menyenangkan untuk dibaca.

Lalu mengapa minat baca Saya tertuju pada cerita silat Kho Ping Hoo?

Di lingkungan Saya tingggal dulu (di kampong Jogobayan, Setabelan, Banjarsari, Solo) memang cukup banyak warga keturunan Tionghoa, yang dalam pembicaraan sehari-hari menggunakan bahasa Jawa yang dicampur Indonesia dan kosa kata dalam bahasa Tionghoa, terutama untuk istilah dan angka tertentu.

Mungkin karena itu, membaca cerita silat karya Kho Ping Hoo terasa akrab, apalagi gaya penulisannya terasa “nJawani”.

Continue reading

Bagikan Cerita Ini ke Teman-Temanmu!

Sinopsis Kilat Pedang Membela Cinta

Bagikan Cerita Ini ke Teman-Temanmu!

Sinopsis Kilat Pedang Membela Cinta

Tujuan Kho Ping Hoo Menulis Cerita Silat dan Sinopsis singkat Kilat Pedang Membela Cinta (Tahun 1981).

Kilat Pedang membela Cinta

Judul Lepas ini terdiri dari 9 buku, latar belakang kisah ini adalah Kerajaan Majapahit abad XV.

Berikut ini sinopsis Kilat Pedang Membela Cinta karya Kho Ping Hoo

Ketika itu, datanglah dua orang tokoh persilatan dari Tiongkok yang mendarat di pantai Jawa.

Salah seorang diantaranya, Ong Cun namanya, melihat seorang gadis lemah sedang dihina.

Continue reading

Bagikan Cerita Ini ke Teman-Temanmu!

Kho Ping Hoo dan Ching Yung

Bagikan Cerita Ini ke Teman-Temanmu!

Kho Ping Hoo dan Ching Yung

Salah satu penulis cerita silat mandarin yang menjadi inspirasi bagi Kho Ping Hoo adalah Louis Cha Leung-yung (nama asli) yang lahir pada tanggal 6 Februari 1924 di Kota Haining China, nama penanya adalah  Jin Yong, atau di Indonesia, beliau lebih dikenal dengan nama Ching Yung.

Jejak karya Ching Yung dalam cerita silat Kho Ping Hoo dapat ditemukan dalam serial Bu Kek Sian Su yang legendaris itu.

Continue reading

Bagikan Cerita Ini ke Teman-Temanmu!

Rinto Harahap dan Kho Ping Hoo

Bagikan Cerita Ini ke Teman-Temanmu!

Rinto Harahap dan Kho Ping Hoo

Lirik lagu Rinto Harahap kadang juga dipengaruhi referensi bacaan dan pengalaman visual.

Coba kita ingat lagu “Dingin” yang dibawakan oleh Hetty Koes Endang.

Pada bagian Reff tertulis : “Kau janjikan berbulan madu ke ujung dunia/ Kau janjikan sepatuku dari kulit rusa..”

Menurut Rinto, itu bukan sesuatu yang dicari-cari, tapi memang sudah lama tersimpan dalam memori Rinto.

Ia merekamnya dari cerita silat Kho Ping Hoo.

Continue reading

Bagikan Cerita Ini ke Teman-Temanmu!

Kam Bu Song Sebagai Perwakilan Nilai-Nilai Hidup Ala Kho Ping Hoo (2)

Bagikan Cerita Ini ke Teman-Temanmu!

Kam Bu Song Suling Emas

Menyambung posting minggu yang lalu.

Ciri khas lain dari karya Kho Ping Hoo adalah simpatinya pada orang baik yang dirundung kemalangan.

Contoh tokoh yang banyak mengalami penderitaan adalag Pendekar Suling Emas (Kimsiaw Eng) Kam Bu Song dan Kim-Mo Taisu Kwee Seng.

Bus Song diceritakan lari pdari rumah pada usia Sembilan tahun karena Ia merasa tidak nyaman dengan kenyataan bahwa Ayahnya bercerai dengan Ibunya Tok-Siaw-Kwi, kemudian Bu Song merantau seorang diri dan menghadapi kesulitan sendirian dalam pengembaraannya.

Bu Song digambarkan sebagai anak yang cerdas, sopan, memiliki kemauan keras seperti baja, dan memiliki adab yang baik, namun miskin karena Ia kabur dari rumah pada waktu usia sembilan tahun.

Continue reading

Bagikan Cerita Ini ke Teman-Temanmu!

Nilai Kehidupan Ala Kho Ping Hoo

Bagikan Cerita Ini ke Teman-Temanmu!

Nilai-Nilai Hidup Ala Kho Ping Hoo

Asmaraman S. Kho Ping Hoo, adalah seorang penulis cerita silat terkenal yang pernah dilahirkan Indonesia, memiliki beberapa ragam yang menarik.

Dalam ratusan judul cerita silat yang pernah ditulis Kho Ping Hoo, Ia konsisten pada beberapa nilai-nilai kehidupan yang luhur yang sampai kapanpun tidak akan lekang oleh zaman.

Kho Ping Hoo membenci ketidakadilan dan juga korupsi.

Dalam cerita Suling Emas, Kho Ping Hoo menuliskan kisah Kam Bu Song yang hendak berangkat ke kota raja (Ibu kota) untuk mengikuti ujian menjadi  siucai (Sastrawan).

Dalam perjalanan tersebut, Kam Bu Song bertemu dengan sastrawan Ciu Gwan Liong yang tengah mabuk di tengah jalan.

Continue reading

Bagikan Cerita Ini ke Teman-Temanmu!

Dendam dan Asmara

Bagikan Cerita Ini ke Teman-Temanmu!

Dendam dan Asmara

Menyambung artikel sebelumnya, cerita silat Kho Ping Hoo, tidak dapat dilepaskan dari soal dendam dan asmara para tokoh-tokoh di dalamnya.

Dari beberapa judul karya Kho Ping Hoo, misalnya Antara Dendam dan Asmara, Dendam si Anak Haram, Dendam Membara, Dendam Sembilan Iblis Tua, kita bisa melihat bahwa urusan dendam dan asmara memang dipakai sebagai “media” untuk menyampaikan nasehat-nasehat Kho Ping Hoo mengenai kehidupan dengan cara yang menarik dan tidak terlalu menggurui.

Continue reading

Bagikan Cerita Ini ke Teman-Temanmu!